Beranda > SUMATERA SELATAN > UMR Sumsel Naik Sebesar 14 %

UMR Sumsel Naik Sebesar 14 %

14 November 2011

UPAH minimal regional (UMR) wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2012 naik 14% atau Rp1.195.200 per bulan yang tahun sebelumnya Rp1.154.000. Besaran kenaikan UMR ini setengahnya dari yang diajukan, yakni 25%.

“Kendati demikian, angka tersebut merupakan perjuangan keras supaya mendapat persetujuan Gubernur Sumsel setelah melalui pembahasan dengan pekerja, Dewan Pengupahan, dan Pemprov Sumsel,” ungkap Sekretaris Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sumsel yang juga menjabat sebagai Dewan Pengupahan, Hamidi, Senin (14/11).

Menurutnya, masih terdapat kendala terkait besaran upah berdasarkan upah minimal sektoral (UMS) yang saat ini belum ada keputusan. Padahal, dua bulan sebelum diterapkan, besaran upah tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat. ”Tanggal 9 November lalu kita baru selesai melakukan perundingan terkait UMS antara Asosiasi Pengusaha bersama Serikat Pekerja dan Serikat Buruh. Memang tinggal menunggu keputusan gubernur minggu ini yang besaran UMS minima l5% dari batas nilai upah pekerja atau buruh,” ujarnya.

Namun, Hamidi menyampaikan, dalam penentuan UMS terdapat kendala karena sebagian asosiasi pengusaha menginginkan UMS di bawah 5%, terutama perusahaan perdagangan, rumah makan dan perhotelan. ”Pembahasan dengan mereka selalu terjadi deadlock sepertinya mereka tidak menginginkan peningkatan kesejahteraan bagi pekerja/ buruh. Padahal, jelas telah diatur pemerintah minimal UMS sebesar 5%,” tukasnya.

Dia berharap pemerintah dapat menjadi mediasi yang bisa menyejahterakan pekerja di Sumsel. Mengingat, kemajuan perusahaan tergantung dengan kinerja pekerja. ”Karena tidak mungkin perusahaan itu berproduksi jika tidak ada pekerja. Jadi jangan sampai kebijakan terkait UMS justru lebih menguntungkan pengusaha,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumsel Rizal Pathoni saat dikonfirmasi belum dapat berkomentar terkait besaran kenaikan UMR tahun 2012 karena belum menerima surat keputusan yang dikeluarkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. ”Tidak mungkin kami menyampaikan, sementara surat keputusan gubernur belum kami terima. Mungkin dalam waktu dekat ini,” ucapnya.

Sedangkan, Asisten III Setda Provinsi Sumsel Aidit Aziz menyatakan, setiap tahun UMR selalu ada kenaikan yang berlaku optimal setiap 1 Januari dan gubernur mengeluarkan keputusan dua bulan sebelumnya untuk sosialisasi kepada masyarakat.(*)

Penulis: Syamsul Fikri (085273231111)

About these ads
Kategori:SUMATERA SELATAN
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: