Beranda > EMPAT LAWANG > HBA: Guru Harus Kreatif

HBA: Guru Harus Kreatif

19 Juli 2010

TEBING TINGGI – Ketatnya berbagai kemajuan dan persaingan di dunia pendidikan, mengharuskan tenaga pengajar untuk lebih kreatif dalam melakukan pembinaan dan pengajaran terhadap anak didiknya. Dengan demikian, siswa bisa menerima pelajaran dengan baik dan bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Selain itu, guru yang kreatif dalam memberikan ilmu pengetahuan terhadap anak didiknya, bisa mengurangi kejenuhan pelajar dalam mengikuti proses belajar mengajar. Sebab, rutinitas belajar formal dari pagi hingga sore, tentunya akan menimbulkan rasa bosan dan kejenuhan. Untuk itu, pemilihan tata cara mengajar harus dilakukan dengan tepat, agar dapat mengurangi kejenuhan proses belajar mengajar.
“Kejenuhan dalam belajar pasti akan dirasakan siswa, dengan banyaknya rutinitas belajar formal. Guru harus bisa mencari solusi terbaik, agar siswa bisa menerima pelajaran tanpa ada rasa jenuh,” demikian dikatakan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri SE MM (HBA), saat membuka proses belajar mengajar tahun ajaran 2010-2011 di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi unggulan, Senin (12/7).
HBA mencontohkan, proses belajar formal di dalam kelas, sesekali bisa diubah dengan belajar di alam terbuka atau dibawah pohon-pohon yang rindang. Kondisi belajar di alam terbuka, bisa membuat refreshing sambil belajar. “Seorang guru harus kreatif dalam memilih tata cara atau pola mengajarnya. Pola pengajaran yang formal dan monoton, bisa menimbulkan kejenuhan terhadap siswa yang ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati HBA juga mengingatkan jajaran Dinas Pendidikan dan pihak terkait lainnya, agar lebih aktif turun ke lapangan dan memantau kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah. Dengan demikian, kegiatan di sekolah selalu termonitor oleh pemerintah melalui Disdik.
“Disdik dan pihak terkait lainnya, jangan hanya menunggu laporan diruangannya. Namun, harus lebih banyak mengontrol ke lapangan, untuk mengetahui kondisi yang ada di sekolah-sekolah. Tidak menutup kemungkinan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, namun tidak dilaporkan ke Disdik,” tururnya.
Orang nomor satu di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini juga menegaskan, untuk menciptakan generasi yang handal dan berkualitas, siswa SMP dan SMA unggulan di Kabupaten Empat Lawang harus berjiwa disiplin. Bahkan, HBA menegaskan siswa yang tidak mampu berdisiplin, dipersilahkan mencari sekolah lainnya. “Salah satu ciri siswa unggulan, selalu menjunjung tinggi kedisiplinan. Mereka yang tidak siap disiplin harus keluar dari sekolah unggulan,” tegasnya.(*)
Ditulis oleh: Empat Lawang Expres (081373316333)

Kategori:EMPAT LAWANG
%d blogger menyukai ini: