Beranda > OLAHRAGA & SENI > Gulat Indonesia Raih 2 Emas

Gulat Indonesia Raih 2 Emas

14 November 2011

CABANG gulat langsung menyumbang dua emas pada hari pertama pertandingan SEA Games di Lapangan Gulat Dekranasda Jakabaring, Palembang, Senin 14 November 2011. Dua emas itu datang dari Rustang dan Aliansyah.

Dari lima nomor yang dipertandingkan hari ini, Indonesia sukses menyabet 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Rustang merebut emas dari kelas 66 kg dengan mengumpulkan 10 poin. Perak direbut atlet Vietnam, Tran Van Tuong dengan 7 poin, sedangkan perunggu milik atlet Thailand, Oomchompoo, dengan 4 poin. Emas Indonesia lainnya direbut Aliansyah dari kelas 50 kg dengan 11 poin. Aliansyah mengungguli atlet Vietnam, Ta Ngoc Tan (8 poin), dan pegulat Kamboja, Nuth Sophol (4 poin).

Aliansyah mengaku sudah percaya diri bisa merebut medali emas ini. Terlebih sejak dirinya dilatih oleh pelatih asal Rumania, Aurel Cimpoeru. “Sejak dilatih pelatih dari Romania saya mengalami peningkatan dan ini terbukti saya bisa juara di negara sendiri. Ini berkat kerja keras seluruh pelatih,” ujar Aliansyah.

Sementara itu, Kontingen Karate Indonesia menyapu bersih dua medali emas dari nomor Kumite beregu yang diperebutkan, Senin 14 November 2011. Setelah tim Kumite beregu putra menyabet emas usai mengalahkan Filipina, giliran tim Karate putri unjuk gigi di final dengan mengalahkan Malaysia.

Dengan perolehan dua emas di nomor Kumite beregu tersebut, kontingen Karate Indonesia berhasil menggenapkan perolehan medali di cabang Karate menjadi 10emas. Tim Kumite beregu putri Indonesia yang terdiri dari Nur Hadiyanti Fitrianingsih, Yulanda Asmuruf dan Martinel Prihastuti berhasil mematahkan Malaysia dengan skor 2-1 di babak final.

Nur Hadiyanti yang turun pertama melawan Jamalliah Jamaludin membuka kemenangan Indonesia dengan skor 1-0. Sayangnya, Yulanda Asmuruf yang tampil sesudahnya, harus mengakui keunggulan Gopalasamy Yamini dengan 1-2.

Beruntung, Martinel Prihastuti yang bertemu Krisnan Shakilla Sani Jefry di pertandingan ketiga mampu membuat pendukung Indonesia kembali bersorak. Martinel menang 4-2 atas Shakilla, sekaligus memenangkan Indonesia.

Sebelumnya, di nomor Kumite beregu putra, Umar Syarif dan kawan-kawan juga sukses menekuk tim Filipina di babak final dengan skor telak 3-0. Di final, Umar Syarif, Christo Mondolu, Hendro Salim, Jintar Simanjuntak, Donny Darmawan dan Yulizar Usia Motuty tampil penuh percaya diri.

Hendro Salim yang pertama turun melawan Ronnel Balingit, menang dengan perolehan angka 8-0. Pada laga kedua, Jintar Simanjuntak yang menghadapi Rexor Romaqui juga mampu mengatasi lawannya dengan skor 6-1. Christo Mondulu yang kemarin gagal menyabet emas nomor individu akhirnya memastikan kemenangan Indonesia setelah mengalahkan Ramon Franco dengan 6-0. Filipina pun harus puas mendapatkan medali perak atas kekalahan 0-3 tersebut.(*)

Penulis: Syamsul Fikri (085273231111)

Kategori:OLAHRAGA & SENI
%d blogger menyukai ini: