Beranda > SUMATERA SELATAN > Hasil Pajak Capai Rp7,998 Triliun

Hasil Pajak Capai Rp7,998 Triliun

22 Desember 2011

DIREKTORAT Jenderal Pajak (DJP) Sumsel Babel mencatatkan penghasilan pajak yang dicapai pada 2011 melampaui target dari yang ditetapkan, yakni Rp7,998 triliun dari target yang ditetapkan sebesar Rp7,829 triliun atau 100,19%.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Dukungan Teknis dan Konsultasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel Babel Yulia Ningsih, capaian tersebut dihitung secara keseluruhan dari berbagai jenis pajak yaitu pajak penghasilan (PPH), pajak penambahan nilai (PPN) serta pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Secara keseluruhan memang capaian penghasilan dari sektor pajak di Kanwil DJP Sumsel Babel telah melampaui target. Untuk PPH mencapai 102% dan PBB sebesar 101%. Namun memang, masih ada satu sektor pajak yang belum tercapai 100%, yakni dari PPN yang baru berkisar 95%,” ujarnya.

Dia menyampaikan, capaian tersebut baru untuk target DJP Sumsel Babel saja, sementara untuk skala nasional belum tercapai. “Secara gambaran, memang itu (target nasional) belum tercapai. Mudah-mudahan juga, hingga akhir penghujung tahun, capaian yang belum terpenuhi bisa terealisasi. Seperti PPN, mudah-mudahan di sisa waktu tahun 2011 bisa tercapai,” ucapnya.

Yulia melanjutkan, sumber pendapatan PBB untuk wilayah Palembang terdiri dari tiga PBB yaitu, Palembang Ilir Timur (IT), Palembang Ilir Barat (IB) dan Palembang Seberang Ulu (SU). Untuk rentet PBB Palembang IT Rp31,777 miliar, Palembang SU rencananya Rp9,718 miliar dan Palembang IB berkisar Rp17 miliar. Dari total itu akan menjadi rencana PBB Kota Palembang. Kemungkinan besar, sumber dan besaran pendapatan PBB untuk 2012 tidak ada perubahan.

“Kedepan, ada peraturan yang menyatakan PBB diserahkan pada wilayah masingmasing (kabupaten/kota). Tetapi, yang siap memang baru Kota Palembang, mungkin kabupaten lain 2014 baru direalisasikan. Akan tetapi, sejauh ini sudah diberi pelatihan dan magang di kantor pajak soal bagaimana cara administrasi PBB. Namun memang, tidak bisa dilepas begitu saja, sampai sekarang juga masih dilakukan pendampingan,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Humas DJP Sumsel Babel Adi Noor menyampaikan, dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak, pihaknya senantiasa mensosialisasikan kepada segenap lapisan masyarakat untuk memenuhi kewajiban atas wajib pajak (WP). Dia menyebutkan, walau tak signifikan, untuk WP pada 2011 sedikit mengalami peningkatan dibandingkan 2010.

Peningkatan ini sebagai pertanda, kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban kepada negara semakin terlihat. Secara rinci, untuk 2010 lalu jumlah WP dari sebuah badan atau perusahaan mencapai 49.518 WP dan perorangan berkisar 508.242 WP.

Selanjutnya, pada 2011 jumlahnya untuk badan atau perusahaan sebanyak 49.643 WP sedangkan perorangan berjumlah 528.507 WP. Dari jumlah tersebut, masih banyak WP perorangan yang kesadarannya masih rendah untuk mendaftar sebagai WP di lingkungan DJP Sumsel Babel.

“Memang, kita tidak ada kewenangan untuk menekan kepada mereka (WP) yang belum mendaftarkan dirinya. Namun, kita tetap mengharapkan kesadaran masyarakat WP memenuhi kewajibannya,” pungkasnya.(*)

Penulis : Syamsul Fikri/085273231111

Sumber Seputar Indonesia

Kategori:SUMATERA SELATAN
%d blogger menyukai ini: